
Bidadari itu sangat cantik. Dengan sayap yang dipenuhi oleh bulu berwarna putih yang halus, paras yang cantik, mata indah yang berseri-seri, hidung yang mungil, bibir yang berwarna merah tanpa pewarna, dan senyum yang begitu manis yang tak bosan dipandang oleh mata. Adakah bidadari itu di dunia? Ya Rabb ku ingin seperti bidadari yang selalu dapat tersenyum dengan tulus, yang menolong tanpa mengenal pamrih, yang dapat membantu siapapun. Aku tak ingin menjadi bidadari yang hanya cantik melalui fisik saja, tetapi aku ingin menjadi bidadari yang memiliki hati, perangai dan tingkah laku yang cantik pula. Begitu banyak wanita cantik di dunia ini tapi tak ada yang secantik bidadari yang sangat mengharap cintaMu. Begitu banyak wanita yang halus perangainya namun ia tak dekat denganMu. Begitu banyak wanita yang tulus tapi di belakang ia selalu mengeluh dan mengeluh. Rabb...aku tak ingin menjadi bidadari yang sepeti itu. Tolonglah hambaMu yang lemah dan papa ini tanpa kehadiranMu. Tuntulah langkah kakiku untuk selalu mendekat kepadaMU. Jagalah lidah ini dari perkataan yang sia-sia lagi menyakitkan Rabb. Tundukkan mata ini agar tidak melihat hal-hal yang seharusnya dilihat. Tutuplah telinga ini dari pembicaraan-pembicaraan yang menggunjing orang lain. Ajari tangan ini untuk selalu menulis yang bermanfaat. Rabb, aku tak berharga tanpaMu di sisiku. Aku tak bisa hidup tanpa dekat denganMu. Aku tak bisa nerjalan tanpa tuntunanMu. Rabb...nyalakanlah api cinta kepadaMu dalam hatiku, aku tak ingin ada nama selain Engkau dalam hatiku. Rabb...tetaplah bersamaku mengarungi jalan yang penuh aral dan rintangan ini. Aku takkan sanggup bertahan dalam jalan ini sendirian. Rabb...aku mohon padaMu tetap jaga aku dan selalu bersamaku, karena hanya kepadaMu-lah aku memohon dan meminta pertolongan.
